Pelat timah elektrolitik adalah produk di mana timah murni dilapisi pada kedua sisi pelat baja tipis karbon rendah canai dingin. Teknologi produksi pelat timah elektrolitik rumit, teknis, proses pembuatannya lama, persyaratan kualitasnya tinggi, dan sulit diproduksi. Ini tidak hanya memiliki karakteristik kekuatan tinggi, sifat mampu bentuk yang baik, ketahanan korosi yang sangat baik, kemampuan las yang kuat, penampilan yang cerah, tetapi juga memiliki kemampuan warna pencetakan yang baik. Selain itu, lapisan berlapis timah tidak beracun sehingga banyak digunakan dalam industri makanan dan industri non makanan seperti produksi berbagai wadah, produk stamping, dan bahan pengemas.
Proses produksi pelat timah elektrolitik meliputi langkah-langkah utama berikut: Pertama, baja karbon rendah digulung menjadi pelat baja setebal sekitar 2 mm, yang diproses dengan pengawetan, penggulungan dingin, anil pembersihan elektrolitik, perataan, dan pemangkasan, lalu dibersihkan, dilapisi listrik, dicairkan secara lembut, dipasivasi, dan diminyaki sebelum dicukur menjadi produk pelat pelat timah. Selama proses pelapisan listrik, timah murni diendapkan pada pelat canai dingin. Proses peleburan lunak membentuk lapisan paduan timah-besi yang sangat tipis antara substrat canai dingin dan lapisan timah murni. Perlakuan pasivasi katoda dan proses peminyakan masing-masing membentuk film pasivasi dan film minyak.
Apa kelebihan dan kegunaan pelat timah elektrolitik?
Ini memiliki ketahanan korosi yang baik, tidak beracun, ringan, dan mudah diproses dan dicetak, sehingga telah banyak digunakan dalam industri pengalengan makanan, perangkat elektronik, cat kimia dan industri lainnya. Produk ini dilapisi dengan lapisan timah logam yang sangat tipis di kedua sisinya, memadukan kekerasan dan kekuatan baja dengan pengelasan yang mudah, ketahanan terhadap korosi, dan tampilan timah yang cerah, menjadikan produk ini cantik dan praktis.





